Penanaman Biopori untuk Mengatasi Genangan pada Fakultas MIPA Universitas Islam Makassar

Authors

  • Suci Fatmawati Marzuki Universitas Islam Makassar
  • Andi Muh Ashad Sadiq Universitas Islam Makassar

DOI:

https://doi.org/10.63877/jpmk.v1i1.30

Keywords:

Biopori, infiltrasi, genangan, banjir, air tanah

Abstract

Hujan yang turun dengan intensitas tinggi menyebabkan terjadinya genangan dimana-mana, hal ini juga terjadi di area sekitar Fakultas MIPA Universitas Islam Makassar, hal tersebut disebabkan kurangnya daerah peresapan dan drainase yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, akibat adanya penumpukan sampah dan perubahan tata guna lahan yang dahulu merupakan rawa kini beralih fungsi menjadi  bangunan sehingga air tidak menemukan tempat untuk mengalir sehingga terjadilah genangan, untuk mengatasi permasalahan tersebut maka digunakan metode penanaman biopori. Biopori merupakan salah satu alternatif penanganan  genangan atau banjir yang efektif dilakukan pada lahan yang sempit, dengan memanfaatkan pipa biopori yang diletakkan pada tanah yang sudah digali sedalam 1 meter lalu dimasukkan sampah dedaunan atau sampah organik yang akan berproses menjadi kompos yang baik untuk pertumbuhan tanaman dan juga mampu mengalihkan aliran air permukaan menjadi air infiltrasi yang akan mengisi pori-pori tanah dan selanjutnya akan menjadi air tanah.

References

Bisri, M., Djakfar, L., & Kusumadewi, D. A. (2012). Arahan Spasial Teknologi Drainase untuk Mereduksi Genangan di Sub Daerah Aliran Sungai Watu Bagian Hilir. Jurnal Teknik Perairan, 3(2), 260.

Elsie, E., Harahap, I., Herlina, N., Badrun, Y., & Gesriantuti, N. (2017). Pembuatan Lubang Resapan Biopori Sebagai Alternatif Penanggulangan Banjir Di Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 1(2), 93–97.

Handayani, N. K. E., Mahaputra, I. G. R. K., Intaran, A. A. K. G., Aditya, I. K. G. A., & Permana, G. P. L. (2022). Edukasi lubang serapan biopori sebuah alternatif manajemen sampah organik menjadi kompos. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 327–336.

Hanum, F. (2002). Proses pengolahan air sungai untuk keperluan air minum.

Karuniastuti, N. (2014). Teknologi biopori untuk mengurangi banjir dan Tumpukan sampah organik. Swara Patra: Majalah Ilmiah PPSDM Migas, 4(2).

Lestari, F., Susanto, T., & Kastamto, K. (2021). Pemanenan air hujan sebagai penyediaan air bersih pada era new normal di kelurahan susunan baru. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 4(2), 427–434.

Safitri, R., Purisari, R., & Mashudi, M. (2019). Pembuatan Biopori dan Sumur Resapan untuk Mengatasi Kekurangan Air Tanah di Perumahan Villa Mutiara, Tangerang Selatan. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 39–47.

Downloads

Published

2023-12-29

How to Cite

Marzuki, S. F., & Ashad Sadiq, A. M. (2023). Penanaman Biopori untuk Mengatasi Genangan pada Fakultas MIPA Universitas Islam Makassar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Konstruksi (MAJJAMA), 1(1), 19–24. https://doi.org/10.63877/jpmk.v1i1.30

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)