Analisis Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) pada Pelaksanaan Peroyek Instalasi Perpipaan Air Limbah (IPAL) Kota Makassar Zona Barat Laut (Paket C1)
Keywords:
Analytical Hierarchy Process, Keterlambatan Proyek, IPALAbstract
Proyek Instalasi Perpipaan Air Limbah Kota Makassar yang merupakan bentuk kegiatan yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas. Namun kondisi di lapangan kini belum sesuai dengan apa yang telah di rencanakan sehingga diduga mengalami keterlambatan. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan keterlambatan terhadap pelaksanaan proyek tersebut, juga untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap keterlambatan pada pelaksanaan proyek dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil dari analisis yang dilakukan, terdapat 5 faktor dominan penyebab keterlambatan, Kriteria Material (0,2970) sub-kriteria yang paling berpengaruh yaitu Perubahan material bentuk, fungsi, dan spesifikasi, Kriteria Tenaga Kerja (0,1732) sub-kriteria yaitu Kemampuan tenaga kerja tidak memadai, Kriteria Peralatan (0,0884) sub-kriteria yang paling berpengaruh yaitu Kemampuan tenaga kerja yang tidak memadai, Kriteria Keuangan (0,1630) sub-kriteria yang paling berpengaruh yaitu Biaya tak terduga, dan Kriteria Lingkungan dan Alam (0,2785) sub-kriteria yang paling berpengaruh yaitu Tanah longsor akibat hujan deras.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Mahakarya Konstruksi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta @2023. Ini adalah artikel akses terbuka yang didistribusikan di bawah ketentuan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 (http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/) yang mengizinkan penggunaan non-komersial tanpa batas , distribusi dan reproduksi di media apa pun.
